Jumat, 12 Februari 2010

ilmu budaya dasar

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan. Secara umum pengertian kebudayaan merupakan jalan atau arah di dalam bertindak atau berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidupbaik jasmani maupun rohani.

Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa definisi kebudayaan yaitu :

1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam.
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran.
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologis dan sosiologi.
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budaya daerah dan budaya nasional.

HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


1. Interaksi antar teman, masyarakat dan keluarga

- Kritik : Sekarang ini banyak yang tidak bisa menempatkan diri untuk melakukan interaksi, banyak yang menyamakan antara berbicara terhadap orang tua dan terhadap teman.

- Saran : Untuk dapat berinteraksi yang baik antar teman, masyarakat dan keluarga kita harus bersikap dalam aspek kehidupan yang berbeda-beda sehingga kita dapat menempatkan diri pada situasi ataupun yang akan kita hadapi. Selain itu pandangan mereka terhadap kita mungkin akan lebih baik.

2. Menghormati akan adanya perbedaan agama.

- Kritik : sekarang ini banyak terjadi penyerangan antar umat beragama padahal dalam penerapan ilmu ini faktor pendukungnya antara lain adalah agama atau kepercayaan kita terhadap Tuhan. Dimana dalam agama itu sendiri sudah pasti diajarkan bagaimana kita harus menjaga interaksi kita terhadap Tuhan dan sesama manusia, agar tercipta hubungan yang harmonis dalam kehudupan bermasyarakat.

- Saran : Seharusnya antar umat beragama harus saling menghhormati dan apabila terdapat perselisihan baiknya diselesaikan dengan cara kekeluargaan agar berkurangnya kekerasan.

Latar belakang ilmu budaya dasar


latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:

1. Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan kedaerahan.

2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.

3. Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar

1. Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja
2. Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
3. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
4. Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
5. Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya
6. Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya
7. Sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kak
8. Sebagai jembatan para saran yang berbeda keahliannya lebih mampu berdialog dan lancar dalam berkomunikasi dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun serta mampu memenuhi tuntutan perguruan tinggi khususnya Dharma pendidikan.