Panduan membuat blog

Masa Pendudukan Jepang

February 14, 2010 | In: ilmu

Masa Pendudukan Jepang Tentara jepang berhasil memenangkan pertempuran di Pasifik melawan tentara sekutu. Kemudian, mereka terus bergerak ke selatan memasuki wilayah Asia Tenggara, tidak terkekecuali Indonesia. Asia untuk Asia; itulah yang ada dibenak mereka

1. penyerbuan Tentara Jepang ke Asia Tenggara
Pada tanggal 7 Desember 1941, tentara Jepang secara mendadak mengadakan serangan terhadap pangkalan Angkatan Laut Amerika di Pearl Harbour, Hawai. Lima jam setelah peristiwa itu, Pemerintah Hindia Belanda mengumumkan perang kepada Jepang.
Invasi Jepang ke Asia Tenggara mula-mula ditujukkan ke Hongkong. Walaupun Inggris mengadakan perlawanan, tetapi tidak berlangsung lama. Pada tanggal 25 Desember 1941, Hongkong resmi diduduki oleh Jepang. Penyerbuan selanjutnya ditujukkan terhadap Malaysia yang merupakan pusat pertahanan Inggris yang vital. Inggris mempertahankan Malaysia secara mati-matian, tetapi akhirnya berhasil dilumpuhkan pada bulan Februari 1942. serangan berikutnya dilancarkan ke Jepang ke wilayah Birma. Akhirnya Jepang berhasil menguasai Birma pada bulan Mei 1942.
Daerah yang menjadi serangan berikutnya adalah Filipina. Tentara Jepang yang dipimpin oleh Jendral Masaharu Homma mendapat perlawanan yang hebat dari tentara Amerika Serikat dibawah komandan Jendral Douglas Mac Arthur. Namun, lambat laun pertempuran pun tidak seimbang, maka Presiden Rooselvelt memerintahkan Mac Arthur mengundurkan diri ke Australia. Sebelum meninggalkan Filipina, Mac Arthur berucap, “I shall return” (saya akan kembali).
Guna mengantisipasi serangan Jepang, negara-negara sekutu di Asia Tenggara setelah membentuk komando gabungan dengan nama Abdacom (American, British, Dutch, Australian Command). Komandan tertingginya dijabat oleh Marsekal Sir Archibald Wavell (Inggris), komandan angkatan laut adalah Laksamana Thomas C. Harth (Amerika), komandan angkatan darat adalah Letnan Jendral Hein Ter Poorten (Belanda), dan komandan angkatan udara adalahMarsekal Richard E,C. Pierce (Australia).

Markas besar Abdacom berada di Lembang (Jawa Barat), sedangkan markas besar Angkatan Lautnya di Surabaya. Untuk pertahanan di laut, sekutu membagi daerah perairan Asia Tenggara atas tiga bagian. Wilayah barat, dimulai dari Laut Cina Selatan, Laut Hindia, dan Singapura, merupakan tanggung jawab Inggris. Wilayah perairan Makasar terus ke timur menjadi tanggung jawab Amerika dan Australia, sedangkan Laut Jawa menjadi tanggung jawab Belanda.
Abdacom memiliki sejumlah kelemahan, yaitu:
a. Jumlah tentaranya tidak memadai dibandingkan dengan jumlah tentara Jepang.
b. Mereka tidak pernah mengdakan latihan bersama. Sistem perang maupun sistem komandonya masing-masing berbeda. Sebaliknya, pihak Jepang memiliki tentara dalam jumlah besar. Mereka dibawah satu komando terlatih dan memiliki semangat bushido yang tinggi.

Dalam serangannya terhadap Sekutu di Laut Cina Selatan, kapal Inggris Prince of Wales dan Repulse berhasil ditenggelamkan oleh 50 pembom berani mati Jepang. Dan akhirnya setelah peristiwa itu Abdacom berantakan, komandan tertinggi yaitu Sir Archibald Wavell akhirnya terpaksa meninggalkan Indonesia karena sudah tidak bisa dipertahankan lagi dan meningkir ke India untuk mempertahankan India.

2. Penyerbuan Tentara Jepang ke Indonesia

Dalam serangannya ke Indonesia, tentara Jepang memperoleh kemajuanyang sangat cepat. Secara gemilang, Jepang menduduki Tarakan pada tanggal 11 Januari 1942, Palembang pada tanggal 14 Januari, Manado pada tanggal 17 Januari, Balikpapan pada tanggal 22 Januari, Pontianak pada tanggal 22 Februari, dan Bali pada tanggal 26 Februari 1942.
Dalam upaya merebut pulau Jawa, Jepang membentuk Operasi Gurita. Gurita Barat dimulai dari Indo-Cina melalui Kalimantan Utara dengan sasaran Pulau Jawa, sedangkan Gurita Timur dimuai dari Filipina melalui selat Makasar menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Operasi Gurita Barat tidak mengalami kesulitan mendarat di Eretan (Indramayu) dan Banten, sedangkan Gurita Timur harus menghadapi Sekutu dalam pertempuran laut dekat Balikpapan (Kalimantan Timur). Juga di Laut Jawa (The Battle of the Java Sea) terutama diperairan antara Bawean, Tuban, dan Laut Rembang berlangsung pertempuran selama 7 jam pada tanggal 27 Februari1942.
Untuk menghindari semakin banyak korban, terutama keluarga-keluarga Belanda yang semakin banyak memadati daerah Kalijati, Belanda terpaksa menyerah kalah terhadap Jepang pada tnggal Maret 1942 dan menandatangani perjanjian Kalijati. Perjanjian itu ditandatangani bersama oleh Tjarda van Starkenborgh Starchouwer (Gubernur Jendral Hindia-Belanda) dan Jendral Hitoshi Imamura (Koman Gurita Barat) dari Jepang serta Letnan Jendral Heindrik Ter Poorten (Pnglima Tentara Belanda).

3. Kebijakan Politik Jepang pada Awal Pedudukan
Organisasi-organisasi yang dibentuk untuk kepentingan Militer Jepang itu adalah sebagai berikut:
a. Gerakan Tiga A
Gerakan Tiga A adalah organisasi yang mula-mula dibentuk dengan semboyan: Nippon Cahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia. Jepang mampu sebagai Cahaya (penerang), Pemimpin, dan Pelindung bagi negara-negara Asia lainnya. Dan ternyata Gerakan Tiga A tidak bertahan lama karena tidak mendapat simpati rakyat.
b. Pusat Tenaga Rakyat (Putera)
Untuk menarik simpati rakyat, pemerintah militer Jepang menawarkn kerja sama dengan para pemimpin indonesia. Oleh karenanya, tokoh-tokoh pergerakan Nasional, seperti Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Sultan Syahir dibebaskan. Para pemimpin bangsa Indonesia itu bersedia bekerja sama dengan pemerintah militer Jepang. Dengan adanya persetujuan kerja sama, dibentuklah organisasi baru bernama Putera (Pusat Tenaga Rakyat). Organisasi ini dipimpin oleh empat serangkai, yaitu Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, K.H. Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara.
Pusat tenaga Rakyat yang dibentu pada 16 April 1945. organisasi ini disusun sengan pimpinan pusatnya di Jakarta. Organisasi-organisasi profesi yang menjadi anggota Putera, antara lain: Persatuan Guru Indonesia, Perkumpulan Pegawai Pos, Telegraf, dan Radio, Isteri Indonesia, Barisan Banteng, Badan Perantara Pelajar-pelajar Indonesia, dan Ikatan Sport Indonesia.
c. Jawa Hokokai
Dengan alasan Potera lebih menguntungkan Indonesia, Pemerintah militer Jepang membentuk Organisasi baru, yaitu Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa). Alasan pembentukan Jawa Hokokai adalah agar Indonesia dihimpun tenaganya lahir dan batin untuk digalang kebaktiannya sesuai dengan hokoseisyen (semangat kebaktian). Di dalam tradisi Jepang ada tiga dasar utama, yaitu rela mengorbankan diri, mempertebal persahabatan, dan mengerjakan sesuatu harus menghasilkan bukti. Pimpinan organisasi ini berada ditangan Gunseikan (kepala pemerintah militer) dan ditiap derah dipimpin oleh Syucokan (gubernur/residen).
Jawa Hokokai terdiri dari berbagai macam hokokai profesi diantaranya Izi Hokokai (Himpunan Kebaktian Dokter), Kyoiku Hokokai (Himpunan Kebaktian Pndidik), Fujinkai (Organisasi Wanita), dan Ke imin Bunko Syidosyo (Pusat Budaya).
d. Chou Singi-In
Memsuki awal tahun 1943 Jepang mulai melemah. Mereka mengalami kekalahan beruntun di berbagi front pertempuran. Pada tanggal 8 Januari 1943, Perdana Menteri Tojo mengumumkan secara resmi bahwa Filipina dan Birma akan memperoleh kemerdekaannya pada tahun itu juga, sedangkan mengenai Indonesia tidak disinggung sama sekali. Pernyataan itu dapat menyinggung perasaan kaum nasionalis dan rakyat Indonesia umumnya. Oleh karena itu, Perdana Menteri Tojo menganggap perlu mengirim Menteri Urusan Asia Timur Raya, Aoki, ke Jakarta awal bulan Mei 1943. Aoki adalah Menteri Jepang pertama kali yang ada di Indonesia.
Sehubungan dengan pertemuan tokoh-tokoh empat serangkai dengan Menteri Aoki itulah, maka pada tanggal 7 Juli 1943, Tojo datang ke Jakarta.

Tagged As:

masa pendudukan jepang di indonesia - pendudukan jepang di indonesia - masa pendudukan jepang - penjajahan jepang di indonesia - Penjajahan Jepang - masa penjajahan jepang - kependudukan jepang di indonesia - zaman pendudukan jepang di indonesia - masa penjajahan jepang di indonesia - kependudukan jepang -

No related posts.



23 Responses to Masa Pendudukan Jepang

Mckinley Bouse

March 1st, 2010 at 3:27 pm

Sorry for the huge review, but I’m really loving the benten, and hope this, as well as the excellent reviews some other people have written, will help you decide if it’s the right choice for you.

annisa

June 11th, 2010 at 3:53 am

Aku bangga jadi bangsa indonesia yang merdeka sesungguhnya,tap!!!!!!!!!! sayang banget kenapa orang zaman sekarang udah ga mau menghargai perjuangan para pahlawan!!!!!malahan sekarang mereka dering bentrok,ga tau apa kalau untuk mencapai kemerdekaan itu sulit

galuh maharani

July 22nd, 2010 at 11:55 am

wes ,,, bangga saya jd warga negara indonesia … tpi knpa zaman skarang gag prnah meghargai dan menghormati perjuangan para pahlawan mungkin klo bkn karena mreka indonesia blm merdeka,,, !!! huh bnyak bgt warga indonesia yg mati dlm membela bangsa indonesia,,, !!!

wulan

August 12th, 2010 at 7:33 am

akk bangga bngt jdi anak indonesia ..
walaupun pernah kebudayaannya dcuri tapi pemerintah indonesia tdak prnah lelah bwt prjwangin kbdayaannya it ..
mka drii it sya bngga jdii anak indonesia ….

wawan kurniawan

September 1st, 2010 at 2:53 pm

aku bangga jugo lha ..
kalo ado yang ngajak perang , kalo dak pecah kpala nya aku buat ..
pkok maju lha indonesia ku ini :D

vhira

September 27th, 2010 at 11:11 am

qu bangga jdi ank INDONESIA
pi kenapa anak bangsa skrg gk mau pertahankan INDONESIA yg mau d.rebut sama Malaysia

Laily

October 14th, 2010 at 12:12 pm

hem,,,buat Qt mua yg mngaku bangsa Indonesia….semangat pendidikan hal yg trpenting tueh,,,, pluss agama yg kuat…..biar babgsa Qt gag ktinggaln lg….

indah

November 28th, 2010 at 12:18 pm

aku bangga melihat perjuangan dan sejarah bangsa indonesia.

Avatar

Sejarah Uang Indonesia « Misteriuscyber

December 18th, 2010 at 7:25 am

[...] Masa pendudukan Jepang telah menghentikan kegiatan DJB dan perbankan Hindia Belanda untuk sementara waktu. Kemudian masa revolusi tiba, Hindia Belanda mengalami dualisme kekuasaan, antara Republik Indonesia (RI) dan Nederlandsche Indische Civil Administrative (NICA). Perbankan pun terbagi dua, DJB dan bank-bank Belanda di wilayah NICA sedangkan “Jajasan Poesat Bank Indonesia” dan Bank Negara Indonesia di wilayah RI. Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949 mengakhiri konflik Indonesia dan Belanda, ditetapkan kemudian DJB sebagai bank sentral bagi Republik Indonesia Serikat (RIS). Status ini terus bertahan hingga masa kembalinya RI dalam negara kesatuan. Berikutnya sebagai bangsa dan negara yang berdaulat, RI menasionalisasi bank sentralnya. Maka sejak 1 Juli 1953 berubahlah DJB menjadi Bank Indonesia, bank sentral bagi Republik Indonesia. [...]

dinar

January 6th, 2011 at 8:01 am

q bngg am indo ……… ,,,,,,,,, semangat .

mekar salsabila

January 18th, 2011 at 1:14 pm

hebbat…buad para pahlawan….
n aquech bangga jdi ank indonesia….
semangat trus….n kita hrus menghargai jasa pahlawan kitta…

MAJU TERUS INDONESIAKU…

^_^

Tasya

January 25th, 2011 at 12:19 pm

panjang kali siii…
pushing jd naa

ryco

January 26th, 2011 at 1:56 pm

bu@t cemua ” yg lg mnghdap ..”U~N,,, blajar pnuhh smangat….

sunarko

February 9th, 2011 at 2:33 pm

aku bangga menjadi bangsa indonesia…..
walaupun sekarang aku entah di akui sebagai warga indonesia ayau tidak….

roro

February 24th, 2011 at 2:43 am

aku snng bngt jdi anak Indonesia
yg buat aku bangga adalah
karna para phlwn tlah memerdekakan Indonesia…
dan…, aku bangga karna mreka smua
bersifat sngt Nasionalisme! :D

Rafi Canaan

March 16th, 2011 at 8:01 am

wah iki lengkap

Avatar

Amalia

March 27th, 2011 at 12:57 am

LENGKAP dan keren. Aku salut dengan Negara ini, sejarah negara ini dan para tokoh politik yang menggunakan otak mereka untuk negara. Jika dipikir-pikir itulah pemimpin yang baik. Sekarang marilah kita menerima kenyataan. Bahwa, Indonesia sudah bukan berisikan pemimpin-pemimpin YANG KEBANYAKAN sudah menyalah gunakan kekuasaanya hanya untuk UANG DAN HAK-HAK YANG LAIN.

lulu dewi

May 23rd, 2011 at 1:01 pm

waach aku bngga jdi ank bngsa indnesia…………..salut dach . . . . . . . . . . . . . . by luluk jogja

wuland widyanti

August 12th, 2011 at 4:34 am

g nyangka kalo zaman dlu pahlawan” kita berani mati hanya untuk membuat indonesia merdeka…
aku bangga jadi anak indonesia..

Chuelitye Mentari

September 26th, 2011 at 12:05 pm

betul tuh betul tuh…..
Semoga kami bibit indonesia bisa memajukan nama Indonesia dan membuat pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang tidak sia-sia dan bangga pada kami…. :D

siti asiyah

November 22nd, 2011 at 8:55 am

bkan hnya rsa bngga yg hrus d utmkn, tp rsa smngt nasionalime jg prlu dtmbuhkn agr qt bsa mnjd wrga ngra yg baik_fahami dan teladani nilai-nilai di balik pristwa bersejarah trsbt agr rsa cnta qt pd indonesia smkin menggelora . . . .

tasha

December 13th, 2011 at 11:03 am

mau nanya kalau tokoh 4 serangkai dari golongan agamawan tokoh-tokohnya sama kaya yang 4 serangkai yang disebutin diatas atau beda ? makasaih sebelumnya ^^”

Van Lieden

December 30th, 2011 at 5:36 pm

We can still see the Dutch in Bahasa Indonesia, history always has its own face to tell us what had happened.

Met Vriendelijke Groet.

Comment Form