Tumbuhan spermatophyta adalah tumbuhan yang penggolongannya memiliki biji dan berkembang biak secara generatif. Aada beberapa ciri tumbuhan spermatophyta yang bisa kita amati seperti tubuh terdiri atas daun batang dan akar sejati, daun berfungsi untuk membuat makanan, batang ada di dalam tanah, ada juga yang di atas tanah, menghasilkan bunga sebagai alat perkembangan generatif dan berkembang biak dengan biji.
Tumbuhan spermatophyta dapat digolongkan menjadi dua divisi, berdasarkan letak bijinya:
1. Tumbuhan berbiji terbuka
Tumbuhan yang memiliki biji terbuka mempunyai ciri ciri berdaun sempit dan kaku kecuali melinjo yang berdaun lebar, berakar tunggang. bercabang dan berkayu batangnya, biji telanjang nampak dari luar karena tidak terbungkus daun bunga, mengalami pembubuhan tunggal
2. Tumbuhan berbiji tertutup
Tumbuhan berbiji tertutup memiliki ciri mempunyai bunga yang sesungguhnya ( lengkap ), daun pipih dan lebar, bakal biji tidak nampak karena terlindung oleh daun buah atau putiknya, mengalami pembuahan ganda, berdasarkan keping bijinya digoolngkan menjadi dua yakni tumbuhan berkeping satu ( monocotyledoneae ) dan tumbuhan berkeping ganda ( Dycotyledoneae )
Tagged As:
spermatophyta - tumbuhan spermatophyta - spermatophyta adalah - SPERMATHOPYTA - pengertian spermatophyta - pembuahan ganda pada spermatophyta - spermathophyta - contoh tumbuhan spermatophyta - ciri-ciri spermatophyta - cache:O4UvtvGZ18IJ:www membuatblog web id/2010/02/sejarah-perkembangan-komputer html sejarah perkembangan komputer -Related posts:
18 Responses to Tumbuhan spermatophyta
jabon
April 5th, 2010 at 1:55 am
WOW!! komplit BOSS..
ini kunjungan pertama saya, salam kenal ..
komal
June 19th, 2010 at 9:55 am
kereeennnnn
lengkap…..
good posting!!!
Runny Liesna Yulianti
June 20th, 2010 at 9:04 am
Wow, lengkap banget…
jabon
July 14th, 2010 at 8:38 am
ada contoh gambarnya ngak?? biar faham sekalian…
Asrofi
July 14th, 2010 at 11:07 am
@Jabon
bener bang Jabon, kalau ada gambarnya lebih enak dipahaminya.
Jabon
July 14th, 2010 at 11:08 am
@Asrofi
Bang Asrofi saya kasih gambar lain ajah mau kaga? wkwkkwkwkwk..
masmuh
July 15th, 2010 at 4:01 am
ini yang punya blog rajin juga dengan postingannya….. sangat menarik.
jabon sosis
August 9th, 2010 at 12:54 am
artikelnya sangat menarik boss,,take them alla
Ekhaa
February 10th, 2011 at 8:23 am
thx udh bantuin aku krjain tgas.
Lengkap n kompLit..
shaugi haseem
February 15th, 2011 at 4:12 pm
SIIIEEP
shaugi haseem
February 18th, 2011 at 10:13 am
ssiieep
vicky anjar
March 6th, 2011 at 8:39 am
mantaaab lengkapnya
imas vine meghie
May 16th, 2011 at 1:24 am
naundt ah te lengkap kieu geuleh ah…………..
winda
March 4th, 2012 at 5:17 am
kerenx lengkap and bagus deh wat mencari wawasan
kerenzzzzzzzzzz
^*^
~
andi
March 8th, 2012 at 12:51 pm
kalau menurut saya, sebelum anda memposting artikel ini terlebih dahulu di sempurnakan. OK
Elha
March 19th, 2012 at 9:25 am
Kurang lengkap, karena tidak ada gambarnya jdi saya kurang paham…
Onur
September 26th, 2012 at 5:19 am
hm.saya mau investasi di Jabon. tapi akan saya laukkan sendiri dan mengajak saudara/teman.saya belum pernah menanam jabon, orangtua saya menanam sengon. tetapi saya mencoba mencari tahu.sebagai seorang pramuka apalagi sempat aktif di Pramuka Wanabakti (satuan pramuka di bidang kehutanan dan lingkungan hidup) , saya sangat senang jika banyak pohon di dunia ini. oleh karena itu saya senang banyak penawaran kerjasama & investasi jabon. tetapi ada beberapa catatan yang ingin saya berikan :1. dalam 5 tahun perkiraan volume kayu jabon atau sengon tidak mencapai 1 m3, apalagi sampai 1,5 m3. kemungkinan besar di bawah 0,5 m3, kemungkinan besar kebanyakan sekitar 0,3 m3. untuk perhitungan business plan saya, saya asumsikan 0,25 m3 per pohon dalam 5 tahun.2. harga per kubik sengon atau saat ini di tingkat petani (di lahan) tidak sampai 1.000.000,- sengon atau jabon umur 5 tahun harganya sekitar 200.000,- per batang di kebun (berarti sekitar 600.000,- per m3 di kebun masih berdiri, pembeli menebang).3. jika menginginkan harga per kubik yang lebih tinggi, kita bisa menjualnya langsung kepada konsumen (TPK atau industri) dengan catatan kita menjualnya sudah dalam bentuk log (potongan sesuai ukuran yang diminta pembeli, umumnya 265 cm). kita akan mendapatkan harga lebih dari 700.000 per m3, mungkin sekarang sekitar 850.000,- Namun demikian, bila kita melakukan pilihan seperti itu, kita akan menanggung biaya panen yang besarnya 10% sampai 40% dari nilai jual kayu.4. poin 2 atau 3 di atas hasil akhirnya (uang bersih diterima) akan sama, tapi tergantung lokasi kebun.5. biaya per Ha tanaman Jabon termasuk perawatan wajarnya tidak lebih dari 100 juta, sekitar 30 juta tidak termasuk harga tanah.6. dari perhitungan2 saya di atas, hasil dari jabon antar 125 juta sampai 400 juta per Ha. (cocok dengan cerita/pengalaman salah seorang penulis komentar terdahulu).maksud penulisan komentar ini adalah sebagai bentuk tanggungjawab moral saya. apabila ada yang memiliki info/data/fakta yang lebih tepat/baik, mohon dikoreksi kesalahan saya.terima kasih.
AGUSTINAIRAMAHWATI
March 28th, 2013 at 6:30 am
wew
mna mnfaatnya ?????????????????????